rss

Mushola Mendawai

Mushola Mendawai
Wadah beramal solih dan sodaqoh jariyah
Foto saya
Jl. Natai Arahan Gg Dermawan No. 18 Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah
Bersikap Netral Aktif dan Menjadi Penengah yang baik

Selasa, 19 Januari 2010

Menengok Kejurda Persinas ASAD Propinsi Kalteng (1)


Aula Antakusuma, yang merupakan aula termegah di Pangkalan Bun Kotawaringin Barat sontak menjadi gegap gempita ketika Kejurda ke-3 Persinas ASAD Propinsi Kalimantan Tengah dibuka. Kejurda yang dilaksanakan tanggal 16-17 Januari 2010 tersebut dibuka secara resmi oleh Drs. Wahyudi, MSi, Ketua IPSI Kabupaten Kotawaringin Barat. Sesaat aula menjadi khidmat ketika seluruh peserta dan hadirin menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Dalam sambutannya, Ketua IPSI Kobar mengungkapkan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Persinas ASAD yang telah dengan intensif dan berkelanjutan membina prestasi para pesilat.


Hal ini merupakan suatu upaya untuk mempertahankan silat sebagai warisan leluhur asli Indonesia yang telah mendunia, silat sudah mendunia, ada dimana-mana, lanjutnya. Sedangkan Pengcab Persinas ASAD Kabupaten Kotawaringin Barat yang diwakili oleh Nur Alim Sidiq mengungkapkan bahwa dalam kejurda ini dipertandingkan 7 kelas (kelas A-G) dan 25 atlit dari 6 kabupaten telah menyatakan siap untuk bertanding di kelasnya. Sementara itu, Sugeng Riyadi, SE, Ketua Pengda Persinas ASAD Propinsi Kalimantan Tengah menyampaikan bahwa kejurda ini adalah wahana pembinaan prestasi sekaligus sebagai ajang seleksi untuk menyiapkan pesilat yang akan diikutkan pada Kejurnas Persinas ASAD di Solo pada 25 Pebruari 2010. Dalam upacara pembukaan kejurda tersebut juga dimeriahkan atraksi Silat Tapak Tiga yang diperagakan oleh 4 pesilat kontingen Kota Palangkaraya.

Rabu, 16 Desember 2009

Peringatan Milad 1 Abad Muhammadiyah


Peringatan milad satu abad Muhammadiyah oleh Pengurus Daerah (PD) Muhammadiyah Kabupaten Kotawaringin Barat tahun 1430 dimeriahkan melalui event-even sosial, diantaranya penanaman seribu pohon, khitanan massal, penyerahan santunan ke panti asuhan dan tausyiah oleh sesepuh Muhammadiyah, Prof. H. Amin Rais. Demikian diungkapkan oleh ketua panitia penyelenggara peringatan Milad Satu Abad Muhammadiyah di Kabupaten Kotawaringin Barat pada acara resepsi peringatan milad di Aula Antakusuma Pangkalan Bun Selasa malam (15/12) lalu. Ketua DPD LDII Kabupaten Kotawaringin Barat, Achmad Rois, SKM, M.Kes didampingi oleh pengurus harian lainnya berkesempatan menyampaikan ucapan selamat dan karangan bunga kepada jajaran PD Muhammadiyah Kabupaten Kobar.


Jajaran kepengurusan Muhammadiyah mulai dari PD, PW dan PP Muhammadiyah menyampaikan kilas balik dan review atas gerakan Muhammadiyah. Ketua PD Muhammadiyah Kobar mengungkapkan fakta pergerakan Muhammadiyah di Kobar. Sedangkan Ketua PW Muhammadiyah Kalimantan Tengah lebih menitikberatkan pada review masalah gerakan Muhammadiyah, menurutnya terdapat pergeseran gerakan yang lebih menonjolkan pada suatu usaha amal usaha social dan pendidikan sehingga pemurnian akidah kurang menjadi ciri khas derakan ini. Selain itu beberapa masalah yang lain adalah saat ini mulai dirasakan kekurangan mubaligh/mubalighot, gerakan yang cenderung mengarah menjadi suatu gerakan elitis dan politis serta kurang menyentuh grass root. Sehingga diperlukan suatu re-orientasi gerakan ke arah yang dimaksudkan oleh KH Ahmad Dahlan sebagai founding father Muhammadiyah.

Sementara itu, H. Asep Bahtiar Permana, SAg, M.Si, salah seorang pengurus PP Muhammadiyah dalam tausyiahnya mengajak agar dapat menjadi seorang Muhammadiyah sejati, yaitu tidak lelah mengutamakan suatu gerakan untuk memurnikan keimanan dan tidak mensekutukan Alloh Swt. Disamping itu, H Asep juga mengajak untuk melihat lagi perjuangan dan keteladanan KH. Ahmad Dahlan di dalam membangun pondasi Muhammadiyah sejak 1912, sehingga akhirnya dapat mewujudkan masyarakat muslim Indonesia yang terdidik dan mempunyai peradaban utama. (ar;6-12)


Jumat, 11 Desember 2009

Dibalik Kecerdasan Bangsa Yahudi


H. Maaruf Bin H Abdul Kadir, seorang guru besar berkebangsaan Malaysia pada Universitas Massachuset USA menelaah terhadap penelitian tentang pengembangan kualitas hidup orang Israel atau orang Yahudi yang dilakukan oleh DR. Stephen Carr Leon. Penelitian ini telah menunjukkan fakta bahwa orang Yahudi banyak yang pintar.
Kepintaran orang Yahudi ini dibangun sejak dini pada kehidupannya.


Bila seorang Yahudi hamil, maka dia akan segera meningkatkan aktivitas membaca, menyanyi dan bermain piano serta mendengarkan musik klasik. Tidak itu saja, dia juga segera memulai untuk mempelajari matematika lebih intensif dan juga membeli dan mempelajari lebih banyak lagi buku tentang matematika. Bila ada yang tidak diketahui dengan baik, mereka tidak segan-segan untuk datang ke orang lain yang tahu matematika untuk mempelajarinya. Semua itu dilakukannya untuk anaknya yang masih di dalam kandungan.
Setelah anak lahir, bagi sang ibu yang menyususi bayi nya itu, mereka memilih lebih banyak makan kacang, korma dan susu. Siang hari, makan roti dengan ikan yang tanpa kepala serta salad. Daging ikan dianggap bagus untuk otak dan kepala ikan harus dihindari karena mengandung zat kimia yang tidak baik untuk pertumbuhan otak si anak. Disamping itu sang ibu diharuskan banyak makan minyak ikan. Menu diatur sedemikian rupa sehingga didominasi oleh ikan. Bila ada daging, mereka tidak akan makan daging bersama-sama dengan ikan,karena mereka percaya dengan makan ikan dengan daging hasilnya tidak bagus untuk pertumbuhan. Makan ikan seyogyanya hanya makan ikan saja, bila makan daging, hanya makan daging saja, tidak dicampur. Makan pun, mereka mendahulukan makan buah-buahan baru makan roti atau nasi. Makan nasi dulu baru kemudian makan buah, dipercaya akan hanya membuat ngantuk dan malas berkerja.
Ada yang lebih istimewa lagi, di Isarel, merokok itu tabu ! Hasil penelitian para ahli genetika dan DNA meyakinkan bahwa nikotin akan merusak sel utama yang ada di otak manusia dan berdampak tidak hanya kepada si perokok akan tetapi juga akan mempengaruhi “gen” atau keturunannya. Pengaruh yang utama adalah dapat membuat orang dan keturunannya menjadi “bodoh” atau “dungu”. Fakta ini mencengangkan kita karena penghasil rokok terbesar di dunia ini adalah orang Yahudi, tetapi yang merokok ternyata bukan orang Yahudi.
Negara yang mengadaptasi kebijakan rokok Israel adalah Singapura. Di Singapura para perokok diberlakukan sebagai warga negara kelas dua. Semua yang berhubungan dengan perokok akan dipersulit oleh pemerintahnya. Harga rokok 1 pak di Singapura adalah 7 US Dollar, bandingkan dengan di Indonesia yang hanya berharga 70 sen US Dollar. Pemerintah Singapura menganut apa yang telah dilakukan oleh peneliti Israel , bahwa nikotin hanya akan menghasilkan generasi yang bodoh dan dungu.

Anak-anak, selalu diprioritaskan untuk makan buah dulu baru makan nasi atau roti dan juga tidak boleh lupa untuk minum pil minyak ikan. Mereka juga harus pandai bahasa, minimum 3 bahasa harus dikuasai nya yaitu Hebrew, Arab dan English. Anak-anak juga diwajibkan dan dilatih piano dan biola. Dua instrument ini dipercaya dapat sangat efektif meningkatkan IQ. Irama musik terutama musik klasik dapat menstimulasi sel otak. Sebagian besar dari musikus genius dunia adalah orang Yahudi.
Satu dari 6 anak Yahudi, diajarkan matematik dengan konsep yang berkait langsung dengan bisnis dan perdagangan. Salah satu syarat kelulusan perguruan tinggi yang berbasis bisnis adalah pada tahun terakhir dalam tahun terakhir, satu kelompok mahasiswa (terdiri dari 10 orang) harus menjalankan perusahaan. Mereka hanya dapat lulus setelah perusahaannya mendapat untung 1 juta US Dollar. Itulah sebabnya, maka lebih dari 50 % perdagangan di dunia dikuasai oleh orang Yahudi. Design “Levis” terakhir diciptakan oleh satu Universitas di Israel yang mempunyai fakultas business and fashion.
Olah raga yang diutamakan untuk anak-anak adalah menembak, memanah dan Lari. Menembak dan memanah akan membentuk otak cemerlang yang mudah untuk “fokus” dalam berpikir.
Di New York, ada pusat Yahudi yang mengembangkan berbagai kiat berbisnis kelas dunia. Di sini terdapat banyak sekali kegiatan yang mendalami bisnis dan berbagai determinannya, termasuk budaya bangsa dan pangsa pasar. Pusat ini mempunyai semacam laboratorium litbang khusus perdagangan dan bisnis, kegiatannya dibiayai oleh para konglomerat Yahudi. Tidak mengherankan bila kemudian kita melihat keberhasilan orang Yahudi seperti terlihat pada : Starbuck, Dell Computer, Coca Cola, DKNY, Oracle, pusat film Hollywood, Levis dan Dunkin Donat.

Disarikan dari Kompasiana, 5 Pebruari 2009

 
==AGENDA MEI 10== 01-10 Mei : Asrama Hadist Ibnu Majah Juz 2; 2 Mei (09.00 WIB): Pengajian Putri dan Gotong Royong DPD Kobar di Mushola BP; di setiap PAC Kelurahan/Desa; 9 Mei (09.00 WIB): Pengajian Umum DPD LDII Kobar di Masjid Babussalam; 16 Mei (09.00 WIB): Pengajian Putri dan Gotong Royong di setiap PAC Kelurahan/Desa; 23 Mei (09.00 WIB): Pengajian Muda-Mudi di Masjid Babussalam;